My Diary.
to Share my Life Events

Kebiasan - Kebiasaan yang Dapat Menyelamatkan Alam Sekitar


Sesungguhnya seluruh umat di muka bumi ini bergantung pada kekayaan alam. Terlebih manusia manusia yang merupakan pengguna hasil alam terbesar dimuka bumi ini. Tuhan sudah begitu baik pada umatnya sehingga manusia boleh memanfaatkan alam secara cuma – cuma meskipun itu gratis tapi, sebagai mahkluk yang berakal budi kita harus menjaga, merawat, dan melestarikan alam tersebut. Sebab apapun bentuknya semuanya akan habis dan rusak, bahkan dapat meyebabkan bencana yang besar bagi banyak orang.

Menjaga, merawat, dan melestarikan alam sudah biasa dimulai dari kebiasaan kita dan lingkungan kita sehari. Berikut kebiasaan – kebiasaan untuk menjaga dan melindungi alam kita:

1.       Membuang sampah pada tempatnya
Yang satu ini mungkin semua orang sudah tahu, bahkan waktu kita menginjak bangku SD pun sudah diajari kerbiasaan untuk membuang sampah pada tempatnya. Namun kebisaan untuk membuang sampah ini sangat disempelekan oleh banyak orang. Akibatnya banjir terjadi dimana – mana seperti di Manado, Jakarta, dan di beberapa kota di Indonesia di Tahun 2014 ini.

2.       Mencabut charger saat tidak digunakan
Hal ini memang sering dilakukan oleh banyaj orang sehabis men-charger handphone, laptop, atau barang elektronik lainnya. Sebab charger yang masih tersambung dengan stop contact, meski tidak digunakan tetap akan memakan energi.

3.       Mengurangi tisu
Tisu saat ini menjadi andalan untuk urusan bersih- bersih. Mulai dari membersihkan wajah sampai membersihkan makanan yang kotor dilantai. Memang praktis tetapi alangkah baiknya kalau saat ini penggunaan tisu dikurangi. Bahan produksi tisu berasal dari pepohonan daan semakin hari persediaannya semakin terbatas. Karena lahan yang tersedia jumlahnya sudah semakin sempit. 10 – 20 kotak tisu memerlukan 1 batang pohon untuk diolah menjadi tisu jadi. Sedangkan 1 batang pohon butuh 6 tahun untuk diolah menjadi tisu kembali. Jadi marilah menggunakan sapu tanggan atau lap tangan lainnya, sebab bias dicuci dan digunakan kembali.

4.       Menggunakan kertas bekas
Efisiensi juga dapat dilakukan dengan mengunakan kertas bekas untuk mengantikan kertas yang baru. Kertas bekas dapat digunakan untuk membuat hasil karya seperti daur ulang untuk kotak tisu, hiasan dinding, dan sebagai kertas corat-coret di €kantor atau sekolah.

5.       Menanam dan merawat tanaman di sekitar rumah
Pepohonan mengelurkan oksigen dan mengurangi udara yang mengandung racun. Karena itulah pohon harus tetap ada di sekitar lingkungan kita. Jika kita mengalami masalah pada nlahan yang sempit, kita dapat menggunakan pot, tanaman rambat, atau media lainnya.

6.       Gunakan plastik seperlunya
Jika anda berbelanja gunakanlah tas atau kantong belanja yang sudah anda siapkan dirumah agar anda dapat menggurangi pengguanan plastik yang sudah disediakan di pusat – pusat perbelanjaan. Sebab kebanyakan plastic tersebut akan menumpuk dan akan menjadi sampah.

7.       Menghemat air
Gunakaan air secara wajar, dengan cara menutup kran ketika bak mandi sudah penuh, tidak membiarkan mengalir saat menyikat gigi, mencuci piring, mencuci tangan atau menghamburkan air saat menyiram tanaman.

8.       Pergi ke alam bebas
Luangkanlah waktu untuk mengajak kelurga dan teman – teman untuk berekreasi ke alam bebas atau mengunjungi kawasan hijau dimana warga sekitarnya masih peduli dengan lingkungan mereka, sehingga mendapatkan pengalaman dan suadana langsung yang begitu bebeda.

christianmaryo christianmaryo Author

Popular Posts

recent posts